DIJEMPUT KEMATIAN


 

 

كُلُّ نَفْسٍۢ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ

“ Setiap yang bernyawa akan merasakan mati... “

( Ali imran : 3 ) 

Sumber : unsplash.com/s/photos/death

Beberapa hari yang lalu saya melihat sebuah cuplikan video kecelakaan di Balikpapan. Kecelakaan tersebut memperlihatkan sebuah truk kontainer yang menabrak beberapa kendaraan di depannya. Ketika banyak yang orang yang memperbincangkan perihal sang sopir atau mempertanyakan letak lampu merah setelah jalan menurun, saya melihat sudut pandang berbeda pada kejadian tersebut.

Satu hal yang langsung terlintas dalam pikiran saya :

“ KEMATIAN ITU AKAN SELALU DATANG KALAU SUDAH WAKTUNYA ”

 Kenapa saya berpikir seperti itu ?

Saya coba deskripsikan bagi yang belum melihat videonya. Kendaraan yang ditabrak oleh truk tidak melanggar rambu lalu lintas. Berhenti ketika rambu berwarna merah, pengendara motor juga memakai helm. Berarti secara keselamatan, mereka semua sudah mengikuti sesuai aturan keselamatan. Usaha sudah dilakukan.

Lantas kenapa masih ada yang meninggal dunia ? 

Sungguh ini membuktikan kekuatan manusia tidak ada dibandingkan kekuatan Allah Swt. Ketiika sudah dituliskan kematian untuk kita tidak akan ada yang bisa menolaknya, sekuat apapu usaha yang dilakukan. Kematian akan selalu datang pada kwaktu cara dan tempatnya sudah ditakdirkan oleh yang Maha Kuasa. Tidak ada yang bisa merubahnya, tidak dimajukan atau dimundurkan.

Sekuat apapun kita menolaknya, kalau waktunya mati, ya mati. 

نَحْنُ قَدَّرْنَا بَيْنَكُمُ ٱلْمَوْتَ وَمَا نَحْنُ بِمَسْبُوقِينَ

Kami telah menentukan kematian masing-masing kamu dan Kami tidak lemah

(Al Waqiah : 60)

Inilah kenapa kita seharusnya selalu menyiapkan amal terbaik di dunia ini, karena kita tidak mengetahui kapan ajal akan menjemput kita. Mungkin masih ada yang berpikir

 “ Besok saja saya akan mulai bertaubat ”

“ ah kan saya masih muda, nanti aja kalau udah tua ”

Coba kita renungkan sejenak.

Apa kekuatan kita sehingga bisa berkata seperti itu ?

Apa kekuatan kita sampai seberani itu menunda kebaikan ?

SIAPA KITA SEHINGGA MENGATUR KETENTUAN ALLAH SWT ?

 Mari kita instropeksi diri kita sendiri, apa kita sudah menyiapkan amalan untuk menjemput kematian kita. Sudah yakinkah dengan amalan yang kita lakukan. Apakah sudah pasti amalan kita kan diterima.

PAHALA KITA BELUM TENTU DICATAT MALAIKAT RAKIB

SETIAP DOSA SUDAH PASTI DICATAT MALAIKAT ATID

Mari kita jadikan setiap langkah hidup kita sebagai ibadah. Kita niatkan semua kegiatan kita untuk melaksanakan perintah Allah Swt. Ketika semua diniatkan untuk Allah Swt, semoga kita akan kembali kepada Sang Pencipta dalam keadaan ibadah.

 

Semoga kita termasuk orang-orang yang beruntung untuk mendapat tempat tinggal di surga.

Aamiin....

 

 

 

 

Komentar